Promo

Layanan Rapid tes Antigen Lebih Terjangkau

portal.jpg

Mulai 9 April 2021, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Menjadi Rp85.000

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan pemeriksaan Rapid Test Antigen di Stasiun mulai 9 April 2021. Tarif Rapid Test Antigen turun sebesar 19% dari sebelumnya Rp105.000 menjadi Rp85.000 untuk setiap pemeriksaan.

"Perubahan tarif ini merupakan bentuk peningkatan layanan yang KAI berikan dalam menghadirkan fasilitas bagi masyarakat yang ingin melengkapi persyaratan naik KA Jarak Jauh," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

KAI memberikan alternatif bagi para calon pelanggan kereta api yang ingin melakukan pemeriksaan atau screening Covid-19 di stasiun dengan harga yang terjangkau baik melalui Rapid Test Antigen maupun GeNose C19.

“Sesuai  Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 27 Tahun 2021, masa berlaku hasil negatif rapid test Antigen adalah 3x24 jam sejak dilakukan pengambilan sampel. Masa berlaku tersebut lebih lama dibandingkan dengan masa berlaku dari hasil negatif GeNose C19 yang hanya 1x24 jam,” kata Joni.

Joni menegaskan, KAI berkomitmen untuk memastikan seluruh pelanggan KA Jarak Jauh telah memenuhi persyaratan yang telah diatur pemerintah. Jika ada yang tidak sesuai maka dilarang melanjutkan perjalanan, dan tiket akan dibatalkan.

Untuk dapat melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen di stasiun, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas. Layanan Rapid Test Antigen saat ini telah tersedia di 43 stasiun yang merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo serta pihak-pihak lainnya.

Adapun rincian stasiunnya adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, dan Baturaja.

Sejak dibuka pada 21 Desember 2020 sampai dengan 5 April 2021, KAI telah melayani 493.014 peserta Rapid Test Antigen di Stasiun.

Kereta Api diharapkan dapat menjadi moda transportasi yang dapat diandalkan oleh masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini karena telah menerapkan berbagai protokol kesehatan yang ketat baik saat di stasiun maupun selama dalam perjalanan.

"Semoga dengan adanya penyesuaian harga ini, masyarakat dapat terbantu dalam melengkapi persyaratan bepergian dengan KA Jarak Jauh sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah. Serta ikut mendukung upaya  pemerintah melakukan skrining deteksi Covid-19 guna memutus rantai penyebaran pandemi," tutup Joni.

VP Public Relations KAI

Joni Martinus